
Seringkali kita mendengar orang berkata, dia sahabatku, yang itu bukan sahabatku, yang itu temanku. Sebenarnya apakah arti sahabat??
Sahabat adalah orang yang selalu mendukung kita di saat kapanpun. Sahabat adalah orang yang mengerti kita, selalu ada buat kita. Persahabatan itu abadi?? Padahal sering juga kita dengar kalau persahabatan itu bisa putus. Terkadang di saat kita membutuhkan, sahabat kita tidak ada. Pernah juga saya mendengar bahwa ada sahabat yang segan menegur sahabatnya, takut tersinggung. Ada juga sahabat yang saling membunuh, sahabat yang sama-sama melakukan kejahatan. Jadi, apakah arti sahabat sesungguhnya??
Lewat tulisan ini, saya ingin mencoba memaparkan sedikit pengertian sahabat menurut pemahaman saya. Pembaca boleh setuju, boleh juga tidak.
Di dalam Amsal, ada beberapa ayat tentang sahabat, salah satunya adalah Amsal 17:17. Sahabat menaruh kasih. Aku sangat setuju kalau seorang sahabat selalu saling mengasihi. Tapi kasih seperti apa?? Kasih yang tidak memberikan teguran, nasihat atau apa?? Ini yang perlu digaris bawahi. Sebenarnya seorang sahabat tetap harus berdiri di atas yang namanya kebenaran dan prinsip Firman Allah. Jangan pernah takut kalau ingin menegur sahabat kita apalagi kita tahu bahwa sahabat kita sudah melenceng dari prinsip kebenaran Firman Tuhan. Ingatlah setiap konflik yang terjadi antara kita dengan sahabat kita sebenarnya bukanlah suatu kebetulan dari Tuhan, melainkan bagian dari rencana Tuhan agar persahabatan kita atau kasih kita semakin sempurna di dalamNya (Amsal 27:5).
Kita punya sahabat sejati yaitu Yesus Kristus yang juga selalu mengingatkan kita akan kebenaran dan prinsip Firman Tuhan melalui cara-caranya dan sesuai dengan kapasitas kita seperti masalah, konflik, perpisahan, pertemuan dan kejadian lainnya. Yang terakhir, saya ingin menyimpulkan bahwa sahabat itu adalah setiap
orang yang masuk ke dalam kehidupan kita yang membuat kita semakin
dekat dengan rencana dan kehendak Tuhan buat hidup kita. Jadi, sahabat bukan hanya orang yang selalu mendukung apa yang kita kerjakan tapi juga setiap orang yang selalu "menghajar" kita atau bahkan melecehkan kita tapi itu membuat kita semakin dekat dengan Tuhan.
Ingat, setiap orang yang ada di dekat kita maupun yang jauh dari kita, yang mengenal kita maupun yang tidak, adalah sahabat2 yang Tuhan datangkan buat kita untuk semakin dekat, mengenal DIA dan mengerti rencana dan kehendakNya.