Inspirasi
 
07 Mei 2009 12:30:38

Apakah Anda sedang Berjalan dalam Kemurtadan ?

Kategori : Pertumbuhan Iman
Share
Apakah Anda sedang Berjalan dalam Kemurtadan ?Siapakah diantara kita yang nantinya berkeinginan untuk murtad atau tidak mau percaya kepada Yesus lagi? Siapakah diantara kita yang nantinya akan menyangkal Yesus? Siapakah diantara kita yang nantinya tidak akan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat dalam hidupnya? Jika pertanyaan itu ditanyakan kepada kita sekarang, mungkin kita akan segera mengatakan bahwa kita akan tetap setia kepada Tuhan dan tidak akan murtad.

Akan tetapi, bagaimana jika kita diperhadapkan dengan pertanyaan berikut : Masihkan kita punya waktu untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan? Masihkan kita hidup dalam Firman Tuhan? Masihkah kita setia berdoa dan ibadah? Masihkan kita kompromi dengan dosa? Masihkah kita asyik-asyik dengan dosa? Masihkah kita bersungut-sungut? Masihkah kita menghakimi sesama? Masihkan kita menyimpan kebencian kepada sesama? Masihkah kita bergantung kepada Tuhan?

Pertanyaan di atas sangat menentukan apakah ke depannya kita menjadi orang yang murtad atau tidak. Marilah kita cek kehidupan kita sehari-hari apakah kita sedang berjalan dalam kemurtadan. Jika kita sudah tidak punya waktu untuk Tuhan dan FirmanNYA lagi, sering kompromi dengan dosa, dan punya hubungan yang tidak baik dengan sesama, jangan-jangan kita sedang berjalan dalam kemurtadan.

Ada tiga hal yang perlu kita cek dalam kehidupan kita yang akan menentukan apakah kita akan menjadi orang yang murtad atau orang yang tetap setia kepada Yesus.

  1. Apakah kita masih kompromi dengan dosa?
    Masihkan kita bermain-bermain dengan dosa dan menganggap dosa adalah hal yang sepele? Ketika kita masih bermain-main dengan dosa dan menganggap dosa hal yang sepele, maka dosa akan memperbudak dan akhirnya menghancurkan hidup kita. Dosa yang menyebabkan hilangnya hubungan kita dengan Tuhan. Jika kita terus kompromi dengan dosa, maka itu artinya kita sedang meninggalkan dan menjauhi Tuhan.

    Dosa menawarkan hal yang enak buat kita, tapi di balik itu semua dosa menginginkan kehancuran dalam hidup kita. Marilah kita lihat apa yang dikatakan Firman Tuhan :

    Ibrani 10:26-29 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi. Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?
    Yesus telah menebus kita dari dosa-dosa kita supaya kita hidup dalam kebenaran dan kekudusan, tetapi jika kita masih bermain-main dengan dosa itu artinya kita sedang menganggap rendah apa yang telah Yesus lakukan di atas kayu salib.

    Galatia 5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
    Yesus telah memerdekan kita dari dosa, jadi janganlah kita mau hidup dalam dosa lagi.

    Roma 6:12-14 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.
    Janganlah kita dikuasai oleh dosa lagi, sebaliknya pakailah hidup yang telah ditebus oleh Yesus untuk hidup dalam kebenaran.

    I Korintus 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
    Jangan memakai tubuh kita untuk melakukan dosa, sebaliknya gunakan tubuh kita untuk kemuliaan Tuhan.

    Jangan bermain-main dengan dosa lagi dan jangan mau ditipu oleh iblis. Sebab lama kelamaan dosa akan mencengkram dan menghancurkan kita. Mulai sekarang bertobatlah !! Tinggalkan dosa itu. Jika saat ini kita masih jatuh dalam dosa, segera tinggalkan dosa itu, sebab dosa tidak bisa dikurangi sedikit demi sedikit, tetapi harus ditinggalkan secara total mulai dari sekarang !! (Yoh 8:11). Ganti gaya hidup dosa dengan kehidupan dalam Firman Tuhan.


  2. Bagaimana kehidupan rohani kita ?
    Apakah kita masih meluangkan waktu untuk Firman Tuhan (saat teduh), berdoa, dan ibadah ? Masihkah kita hidup dalam Firman Tuhan dan memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan? Mengapa kita perlu berdoa, saat teduh, dan ibadah? Karena itu semua yang memberikan kita kekuatan untuk terus hidup dalam kebenaran, menjaga kita dari tipuan iblis, membuat kita bisa berkata tidak terhadap dosa, membuat kita mampu mengalahkan pencobaan, membuat kita mengerti rencana Tuhan dalam hidup kita, dan membuat kita kuat dalam Tuhan. Jika kehidupan rohani kita mulai merosot itu artinya kita sedang memberikan kesempatan kepada iblis untuk mengendalikan hidup kita.


  3. Bagaiman hubungan kita dengan sesama?
    Apakah kita masih menyimpan kebencian kepada sesama? Mulai sekarang bertobat dan ampunilah dia dan berdamailah dengannya (Matius 6:14-15)
    Apakah kita masih suka menghakimi orang lain? Mulai sekarang bertobatlah (Matius 7:1-2)
    Apakah kita masih egois? Mulai sekarang layanilah sesama dan perhatikanlah kepentingan orang lain juga (Filipi 2:3-5; Yakobus 3:16)
    Kita dipanggil dan diselamatkan oleh Tuhan bukan untuk membenci sesama, bukan untuk menghakimi sesama, bukan untuk egois, melainkan untuk melayani dan mengasihi sesama sama seperti Tuhan telah mengasihi kita.
    Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.

Mari kita cek kehidupan kita saat ini. Apakah kita sedang berjalan dalam kemurtadan?
Matius 26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah

I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

 
Sumber : HTcom
View(5280)

Baca juga :
 
Comments :
Back