Inspirasi
 
25 April 2016 16:51:25

Yesus di dalam Kisah Abraham Mempersembahkan Ishak

Kategori : Kasih Karunia
Yesus di dalam Kisah Abraham Mempersembahkan Ishak

Bacalah Kejadian 22:1-17 kemudian diskusikan apa yang Anda dapatkan dari cerita Abraham yang mempersembahkan Ishak.

Mengapa Allah menyuruh Abraham untuk mempersembahkan anaknya yang tunggal dari Sara?

Banyak orang akan mengalami kebingungan ketika melihat kejadian ini dari perspektif manusia. Akibatnya orang akan beranggapan bahwa Allah akan menguji ketaatan manusia terlebih dahulu sebelum Allah memberkati manusia.

Ada juga yang beranggapan bahwa manusia harus mempersembahkan apa yang paling berharga dari hidupnya jika ingin berkenan kepada Tuhan. Akibatnya manusia akan terus menyelidiki dirinya terus dan takut jika ada hal-hal berharga yang belum diserahkan kepada Allah.

Sebenarnya kejadian itu bukan dimaksudkan untuk berfokus kepada manusia. Kejadian itu justru mengungkapkan bagaimana Allah Bapa sedang menggambarkan AnakNya yang akan memikul salib dan kemudian dikorbankan di Bukit Golgota untuk menebus dosa-dosa manusia.

Setiap Firman dituliskan untuk merepresentasikan Yesus. Ini bukan tentang apa yang harus kita lakukan, ini semua tentang apa yang telah Yesus lakukan. Kita akan bingung memikirkan apa yang harus kita lakukan jika kita menerima Firman dari sudut pandang kita sebagai manusia. Akan tetapi, segala kebingungan sirna saat kita mulai melihat Yesus di dalamnya.

Pada akhirnya kita akan melihat Ishak tidak jadi dikorbankan, sebab Allahlah yang akan mengorbankan AnakNya yang tunggal, Yesus. Mari jangan lagi berfokus pada ketaatan kita, lihatlah bagaimana ketaatan Yesus yang sempurna telah membenarkan kehidupan kita (Roma 5:15-19).

"Jangan lagi berfokus melihat apa yang harus dikorbankan kepada Allah, sebab justru Allahlah yang telah mengorbankan Yesus untuk kita supaya di dalam Yesus kita menerima segala sesuatu yang telah ditebus Yesus (Yohanes 3:16; Roma 8:32)"

Dan saat ini kita dapat berkata kepada Bapa :”Bapa telah kudapati Engkau begitu mengasihiku karena Engkau telah memberikan AnakMu, Yesus, yang Engkau kasihi kepadaku, supaya aku dapat hidup di dalam Dia”.

 
Sumber : HTcom
View(2650)

Baca juga :
 
Comments :
Back