aku sedang mendayung sebuah perahu kecil di tengah lautan
ada beberapa pulau di tengah lautan itu
hatiku bersuka menikmati keindahan nuansa lautan
dan aku pun terus mendayung perahuku
dari belakangku tiba-tiba terdengar suara seseorang dari perahu lain
orang itu mengatakan bahwa perahu yang aku dayung terlihat bocor
setelah kulihat ternyata memang benar ada bocoran kecil di perahuku
aku pun tidak menghiraukan suara orang itu
sebab kupikir air yang masuk ke perahuku masih bisa kubuang
dan aku pun terus mendayung perahuku
tiba-tiba ada perahu lain melewatiku
orang di perahu itu juga mengatakan bahwa perahuku bocor
orang itu menyarankan aku untuk segera menambal perahuku
sebab kalau tidak lubang itu akan semakin besar
dan semakin banyak juga air yang masuk ke perahuku
namun lagi-lagi aku tidak menghiraukan teguran orang itu
karena aku lebih menikmati keindahan lautan yang indah ini
dan aku pun terus mendayung perahuku
selang berapa lama kemudian aku merasa air semakin banyak memasuki perahuku
dan setelah kuperhatikan ternyata lubang di perahuku semakin besar
aku pun panik karena semakin banyak air yang masuk ke perahuku
aku bisa saja membuang air di perahuku,
tetapi perahuku tidak akan bergerak maju
dan aku akan kelelahan dan tetap berada di posisi itu terus
aku tidak bisa mendayung sambil membuang air di perahuku
aku juga tidak bisa meminta orang lain untuk mendayung perahuku
aku juga tidak bisa meminta orang lain untuk membuang air di perahuku
karena perahuku hanya cukup menampung satu orang
jika aku terus mendayung perahuku pasti akan tenggelam
aku pun tidak bisa menambal lubang di perahuku di tengah lautan
aku menyesal tidak mendengarkan teguran dari kedua orang itu
aku tidak bisa terus berada di lautan ini dengan keadaan perahuku yang bocor
saat ini yang bisa kulakukan hanyalah mencoba mendayung perahuku ke pulau terdekat
dan setelah sampai di pulau itu aku akan menambal perahuku
dan kemudian melanjutkan mendayung perahuku kembali
semoga aku mempunyai kesempatan untuk sampai ke pulau terdekat