
Cobalah jawab pertanyaan berikut :
Apakah Anda pernah berbuat dosa?
Apakah Anda pernah mengambil keputusan untuk
bertobat dari dosa yang Anda lakukan?
Apakah Anda pernah mengambil keputusan bertobat
dari dosa, tetapi tidak lama kemudian jatuh lagi dalam dosa yang sama?
Mengapa banyak orang
yang ketika tersentuh dengan Firman Tuhan yang didengarnya dan telah mengambil
keputusan untuk bertobat dari dosa yang telah dilakukan, tetapi tidak lama
kemudian jatuh lagi dalam dosa yang sama?
Mengapa? Maz 119:9 => Dengan apakah seorang muda mempertahankan
kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
Karena orang
tersebut tidak hidup dalam Firman Tuhan tersebut.
Mari kita lihat perumpamaan
tentang seorang penabur di Matius 13:19-22.
- Benih yang ditabur di pinggir jalan
Orang yang tidak mengerti Firman yang didengar dan
tidak mau bertobat dan akhirnya tetap hidup dalam dosa.
- Benih yang ditabur di batu-batu
Orang yang menerima Firman dan mengambil keputusan
untuk bertobat, tetapi tidak tahan/kuat dalam pencobaan, akhirnya kompromi
dengan dosa dan kemudian jatuh dalam dosa lagi.
- Benih yang ditabur di semak duri
Orang yang menerima Firman dan mengambil keputusan
untuk bertobat, tetapi ada yang menggeser Firman tersebut, misalnya pergaulan
yang buruk, terikat dengan game, foya-foya, dugem, dll. Akibatnya orang tersebut lupa akan
Firman tersebut dan akhirnya jatuh lagi dalam dosa bahkan melahirkan dosa baru.
Semuanya ini terjadi karena orang
tersebut tidak hidup dalam Firman Tuhan. Hanya Firman Tuhan yang bisa
membebaskan kita dari jerat dosa. Jika kita tidak hidup dalam Firman Tuhan,
maka dosa masih akan tetap berkuasa atas kita.
Bagamana cara bangkit dari dosa ?
- Membuat komitmen/keputusan untuk bertobat
Tanpa komitmen/keputusan untuk bertobat kita
akan menjadi semakin kompromi dengan dosa. Karena itu komitmen untuk bertobat
adalah langkah awal yang sangat penting.
- Lakukan komitmen tersebut dan isi dengan Firman
Tuhan
Matius 7:24-27 dan Lukas 11:24-26
Ketika kita memutuskan untuk bertobat, maka
kita harus isi hidup kita dengan Firman Tuhan dan bukan mengalihkannya dengan
hal lain, sebab hanya dengan Firman Tuhan kita bisa terbebas dari jerat dosa.
Jika kita tidak mengisinya dengan Firman Tuhan, maka dosa itu akan menghampiri
kita lagi.
- Tetaplah taat, setia, dan terus-menerus hidup
dalam Firman Tuhan
Bagaimana kesetiaan teruji? Jika ada hal yang
mulai menggoncang komitmen kita. Kadangkala ada godaan untuk kita melakukan
dosa tersebut, tapi ingatlah saat itulah kesetiaan kita teruji, kita harus
berkata tidak terhadap dosa dan jangan sekali-kali kompromi dengannya
- Miliki teman komit yang bisa saling menguatkan
Pengkotbah 4:9-12
Dengan adanya teman komit, kita akan saling diperkuat, dijaga, dan didukung untuk terus hidup dalam Firman Tuhan.
Di Ulangan 30:15-20 Tuhan menghadapkan kita kepada dua pilihan, apakah
kita mau memilih berkat atau kutuk. Pilihan ada di tangan kita.Jika kita memilih hidup dalam Firman Tuhan maka Ulangan 28:1-2 akan
terjadi dalam hidup kita, tetapi jika kita lebih memilih hidup dalam dosa maka
Ulangan 28:15 yang akan terjadi dalam hidup kita.
Jangan pernah mengijinkan benih-benih dosa mengambil sekecil apapun dari
hidup kita untuk bertumbuh. Saat kita telah menganggap sepele perkara-perkara
dosa dan memberi tempat dalam hidup kita, maka tanpa kita sadari, ia akan
menghancurkan hidup kita. Sekali tabur dosa kehidupan rohani menurun, dua kali
tabur dosa keinginan dunia akan terlihat lebih menyenangkan, tiga kali tabur
dosa hubungan dengan Tuhan akan semakin menjauh.
Janganlah kompromi dengan dosa, hiduplah dalam Firman agar kita kuat dan
terbebas dari jerat dosa.
GBU All..