Ilustrasi Terbaru


Inspirasi Terbaru


Ungkapan Hati Terbaru


Links

HTcom on Facebook

A2G Mahasiswa Barat

Abbalove Ministries

A2G


Kalimat Hikmat
Cari :

Jumlah : 73 Kalimat Hikmat
 
Berdoa saja tanpa bertindak tidak mungkin membawa hasil. Sebaliknya bekerja saja tanpa berdoa akan salah bertindak. Dengan doa disertai usaha maka pekerjaan kita akan terarah di jalan yang benar
Keputusan yang diambil dari hati yang tenang ibarat tembakan panah yang tepat melesat ke tujuan. Setiap hari seorang pemanah dilatih memanah, agar nantinya ia terbiasa memanah dengan benar dan tepat sasaran. Setiap hari kita dilatih mengambil keputusan, agar nantinya kita semakin bijak pula dalam mengambil keputusan.
Ia membuat segala sesuatu menjadi indah pada waktunya. Tetapi ketidaksabaran membuat kita cenderung berusaha menciptakan keindahan untuk mewujudkan "keinginan pribadi" lalu menyebut bahwa keindahan yang telah kita buat itu sudah sesuai waktu yang sebagaimana harusnya. Pada akhirnya, saat keindahan "ciptaan" kita memudar bahkan hilang. Kita akhirnya hanya bisa kembali lagi ke kalimat : "Semua akan menjadi indah pada waktunya yang sejati". Bersabarlah menantikan keindahan yang sejati dari Tuhan, jangan menciptakan keindahan-keindahan palsu dari keinginan kita sendiri.
Orang yang mengasihimu dengan tulus tidak akan berhenti memberimu sesuatu yang baik untukmu, baik itu hal besar maupun kecil. Meski ia tidak menerima apapun, bahkan meski ia dibalas dengan sesuatu yang buruk darimu dan meski ia tidak pernah dihargai, ia tidak berhenti menghargaimu. Jika kita mengaku mengasihi orang lain, kita tidak akan ragu dan kita akan siap menerima apa pun yang akan terjadi nantinya.
Tuhan mau kau mendengarkanNya dan taat padaNya, tapi Ia tidak pernah memaksa. Lakukan dan jalankan saja hidupmu sesukamu tanpa menghiraukan apa yang dikatakanNya jika kamu mengira nasihat Tuhan itu tidak berguna. Ya, itu perkiraanmu, hanya perkiraanmu. Tapi pada akhirnya kamu akan tahu, apakah ada perkiraanmu yang benar atau tidak? Tentu saja TIDAK ADA. TIDAK ADA yang lebih benar daripada Tuhan.
Apa yang baik yang didengar telinga seperti nasihat, teguran kasih, kata-kata yang membangun. Apa yang baik yang dilihat mata seperti teladan yang benar, perbuatan, pelayanan, dan begitu banyak yang bisa didengar serta disaksikan, bahkan dirasakan. Semua itu hanya sia-sia saja jika kita tidak menyisakan ruang di dalam hati kita untuk menyimpannya dan tidak membuka pintu di ruang tersebut untuk membagikannya ke hati orangg lain seperti kita mendapatkannya.
Memang butuh waktu untuk menjadi indah seperti kupu-kupu. Memang butuh waktu untuk bisa terbang bebas seperti kupu-kupu. Keindahan menghinggapi keindahan. Begitulah kala kupu-kupu yang indah ketika tengah bersama dengan bunga yang indah. Keduanya saling menolong, saling memenuhi kebutuhan, saling melengkapi
Hal-hal sederhana, jika dilakukan dengan tulus akan memberikan perubahan yang besar. Hal-hal kecil, jika dilakukan pada waktu yang tepat, akan memberi hasil yang besar. Terkadang bukan soal besar atau kecilnya perbuatan yang menentukan perubahan dan hasilnya, melainkan ketulusan, kesabaran, dan saat yang tepat.
Salah atau benar tindakan seseorang, selalu ada kelanjutannya. Jika Anda salah, maka Anda harus melanjutkan dengan menghadapai dan menerima resiko-resiko karena kesalahan Anda. Tapi jika Anda benar, tentunya Anda tidak perlu disibukkan dengan kekuatiran akan benar salahnya keputusan Anda. Karena jika apa yang telah Anda lakukan benar, sekarang dan nantinya tidak ada yang perlu merasa disakiti. Namun, jika Anda salah, kekuatiran Anda akan menjadi nyata.
Seseorang dikatakan kuat hatinya, bukan ketika ia berhasil melemahkan hati orang lain, melainkan ketika ia berhasil menguatkan hati orang lain. Bukan pula ketika ia mampu menjatuhkan orang lain, melainkan ketika ia mampu membangkitkan semangat orang lain. Dan juga bukan ketika ia merasa bahwa ia berhak memusuhi orang lain, melainkan ketika ia sadar bahwa ia wajib mengampuni orang yang pernah menyakiti hatinya.
Kita harus siap menerima keadaan dimana orang tidak menanggapi kasih yang sudah kita berikan. Karena itu, jangan mengatakan bahwa Anda sudah mengasihi seseorang jika Anda belum siap menerima kenyataan bahwa kasih yang Anda berikan tidak ditanggapi oleh orang lain.
Jika selama ini aku terlihat menang karena aku telah melakukan dan memperoleh semua yang hal kuinginkan, sebenarnya aku kalah selama aku belum melakukan dan memberikan satu pun hal yang Tuhan inginkan. Ada kemenangan yang sia-sia, tetapi ada kekalahan yang berharga jika kita menyadari kesalahan kita.
Ampuni dan lupakanlah kesalahan orang lain, jika tidak hal itu akan menjadi beban yang terus mengikutimu! Memaafkan orang lain bukanlah hadiah yang kamu berikan untuk orang itu, tapi sebaliknya justru mendatangkan kebaikan bagi dirimu sendiri.
Orang yang percaya kepada Yesus memang berada dalam perlindungan. Namun, mereka aman dan terlindung selama mereka tetap berada di garis batas perlindungan, yaitu Firman Tuhan. Jika mereka melanggar atau melewati garis batas itu, maka hal itu akan membuka celah buat iblis untuk menghancurkan hidup mereka. Karena itu, jangan sekali-kali keluar dari batasan Firman Tuhan.
Tuhan memberikan proses buat membentuk hidup kita. Dan kitapun belajar setia dengan proses itu. Namun, kita merasa lelah karena terus mengulang proses itu lagi dan lagi. Dan ternyata selama ini kita menjalani proses itu sesuai dengan prosedur kita sendiri. Dan sekarang apakah yang akan kita lakukan? tetap menjalani proses itu dengan prosedur kita sendiri? atau beranjak dan menjalani proses itu mengikuti prosedur-NYA?
Tuhan sedang mengulurkan tangan-NYA kepada kita untuk memberikan suatu janji kepada kita. Namun, tangan kita sedang memegang erat suatu janji lain yang sebenarnya bukan dari Tuhan. Dan sekarang apakah yang akan kita lakukan? Tetap memegang erat janji yang sebenarnya bukan dari Tuhan? atau melepaskan janji itu kemudian menerima janji yang akan diberikan Tuhan kepada kita?
Sebenarnya Tuhan dari dulu ingin memberikan suatu mimpi yang besar untuk kita. Namun, mimpi dari Tuhan itu tidak bisa kita lihat karena kita sedang mengejar mimpi lain yang sebenarnya bukan dari Tuhan. Dan akhirnya, Tuhan terpaksa harus menghancurkan mimpi yang sedang kita kejar itu. Dan sekarang apakah yang akan kita lakukan? Tetap duduk diam dan meratapi kehancuran mimpi kita? atau menyambut mimpi besar yang dari dulu ingin Tuhan berikan buat kita?
Dahulu kita berjalan sesuka hati kita dan akhirnya kita seperti domba yang tersesat tanpa gembala. Namun, karena anugerah-NYA, kita ditemukan kembali oleh-NYA dan dibawa kepada kumpulan domba-domba-NYA. Dan sekarang apakah yang akan kita lakukan? Masihkah kita berjalan menurut tuntunan-NYA atau malahan berjalan kembali sesuka hati kita?
Benar atau salah, tetapi jika orang merasa tidak damai karena kebenaran yang kita sampaikan, kita harus meminta maaf. Kegundahan orang lain kepada kita, saat kita menyampaikan kebenaran, adalah perintah untuk memperbaiki cara dalam menyampaikan kebenaran. Kita tidak boleh memaksakan cara dalam menyampaikan kebenaran, karena itu akan mengakibatkan orang yang membutuhkan perbaikan hidup itu justru mencemoohkan kebenaran. Kita tidak boleh meminta maaf atas kebenaran yang kita sampaikan, tetapi kita harus meminta maaf jika kekurang-mampuan kita dalam menyampaikannya mengganggu kedamaian orang lain. Kita tidak boleh menjadi penyampai kebenaran yang justru membuat orang menjauhi kebenaran.
Hiduplah seperti sebuah kembang api, dari api yang kecil yang dinyalakan pemiliknya, ia meluncur ke tempat tertinggi dan berakhir dengan ledakan yang indah. Membuat mata orang-orang tertuju padanya, membuat mulut orang-orang bersorak karenanya, membuat hati orang-orang senang karena keindahan yang ditunjukkannya. Karena kita ini adalah kembang api-Nya Tuhan. Ia telah menyalakan hidup kita dan Ia mau agar hidup kita boleh mencapai titik tertinggi dengan menjadi berkat bagi orang-orang yang melihat kita, yaitu melalui indahnya hidup yang benar di hadapan Tuhan.

Page : Next >>